
SURAKARTA — Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) turut memperkuat kontribusinya dalam pengembangan mutu asesmen pendidikan kedokteran melalui keikutsertaan pada Workshop Telaah Soal Uji Progres dan AKTAPRO AIPKI Klaster B Periode Oktober 2026. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) tersebut, FK UNG diwakili oleh dr. Sri Manovita Pateda, M.Kes., Ph.D., selaku Kepala Departemen Fisiologi. Keikutsertaan FK UNG menjadi bagian dari upaya kolaboratif antar-institusi pendidikan kedokteran dalam meningkatkan kualitas penyusunan dan telaah soal berbasis Multiple Choice Questions (MCQ) untuk kebutuhan asesmen pendidikan kedokteran.
Workshop berlangsung pada 23–25 September 2026 di Solo Paragon Hotel and Residences, Surakarta, Jawa Tengah. Kegiatan ini secara khusus mempertemukan institusi pendidikan kedokteran dalam Klaster B AIPKI untuk melakukan berbagi praktik terbaik serta meningkatkan kapasitas institusi di bidang asesmen. Dalam surat undangan AIPKI, Universitas Negeri Gorontalo ditetapkan pada bidang keahlian Fisiologi, sehingga keterlibatan dr. Sri Manovita Pateda menjadi bagian dari kontribusi FK UNG dalam proses telaah soal sesuai dengan bidang keilmuan tersebut.
Rangkaian kegiatan meliputi pembahasan fungsi Uji Progres dan AKTAPRO, teknik telaah soal menggunakan aplikasi Lumbung, diskusi persiapan, serta proses telaah soal yang berlangsung secara intensif selama kegiatan. Agenda telaah dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 23 hingga 25 September 2026 dan melibatkan fasilitator dari sejumlah institusi pendidikan kedokteran. Keterlibatan dosen FK UNG dalam kegiatan tersebut menunjukkan peran aktif institusi dalam ekosistem kolaborasi pendidikan kedokteran nasional, khususnya dalam penguatan sistem asesmen yang mendukung proses evaluasi capaian pembelajaran mahasiswa kedokteran.
Melalui forum kolaboratif AIPKI, proses telaah soal tidak hanya menjadi ruang untuk memastikan kualitas butir soal, tetapi juga menjadi sarana berbagi praktik dan pengalaman antar-institusi pendidikan kedokteran. Hal ini sejalan dengan tujuan penyelenggaraan workshop yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas institusi pendidikan dokter di bidang asesmen. Bagi FK UNG, partisipasi tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat kualitas akademik dan tata kelola pendidikan kedokteran melalui keterlibatan aktif dalam jejaring profesi dan institusi pendidikan kedokteran di tingkat nasional.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran