Mahasiswa FK UNG Perkuat Kompetensi Mitigasi Bencana melalui Kunjungan Edukatif ke BMKG Stasiun Geofisika Gorontalo

Oleh: Jesica Mulyadi . 9 Mei 2026 . 13:57:38

Gorontalo — Dalam upaya memperkuat kapasitas mahasiswa di bidang mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) melaksanakan kunjungan edukatif ke BMKG Stasiun Geofisika Gorontalo pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini mengangkat tema Manajemen Bencana sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis praktik lapangan dan peningkatan literasi kebencanaan di lingkungan akademik. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BMKG Stasiun Geofisika Provinsi Gorontalo, Andri Wijaya Bidang, S.Si, M.Si., beserta tim Geofisika BMKG Stasiun Gorontalo, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., serta penanggung jawab Mata Kuliah Manajemen Bencana, dr. Muchtar Nora Ismail Siregar, Sp.JP., FIHA, dan Ryskina Fatimah Siregar, M.Keb.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pembelajaran langsung mengenai sistem mitigasi bencana, khususnya terkait gempa bumi dan tsunami yang menjadi salah satu ancaman geografis di wilayah Indonesia. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya FK UNG dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kesiapsiagaan tinggi terhadap potensi bencana alam serta mampu memahami peran tenaga kesehatan dalam situasi kedaruratan bencana.

Dalam sesi materi, Tim Geofisika BMKG memberikan penjelasan terkait pengenalan cuaca dan iklim, termasuk sistem peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Materi tersebut menekankan pentingnya pemanfaatan informasi meteorologi sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana alam guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa.

Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai gempa bumi dan tsunami, meliputi faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, hingga langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Edukasi tersebut dinilai penting dalam membangun budaya sadar bencana dan meningkatkan kemampuan respons dini di lingkungan masyarakat.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa FK UNG. Para peserta aktif melakukan diskusi dan tanya jawab bersama pemateri terkait mekanisme deteksi gempa, penyebaran informasi peringatan dini, hingga langkah evakuasi yang tepat saat terjadi bencana. Pihak Fakultas Kedokteran UNG menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga penguatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan kesehatan dan kebencanaan di masa depan.

Melalui kunjungan edukatif ini, FK UNG berharap mahasiswa mampu meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam, sekaligus menjadi agen edukasi kebencanaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya penguatan pendidikan kebencanaan di perguruan tinggi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang tangguh dan adaptif terhadap risiko bencana nasional.

 

Informasi

Agenda