
DATAHU, GORONTALO – Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai rangkaian kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Desa Datahu. Mengisi momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa KKN-PK bersama masyarakat menggelar mini soccer dan berbagai perlombaan rakyat pada 18–27 Agustus 2026 di Lapangan Topolo, Desa Datahu.
Kegiatan yang diikuti lebih dari 100 peserta dan masyarakat tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antarwarga dari berbagai dusun. Rangkaian kegiatan sekaligus menjadi bagian dari penutup masa pengabdian mahasiswa KKN-PK yang telah berlangsung selama kurang lebih 45 hari di Desa Datahu.
Pada cabang mini soccer, sebanyak delapan tim dari sejumlah dusun di Desa Datahu berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas. Pertandingan berlangsung dengan antusiasme tinggi, baik dari para pemain maupun masyarakat yang hadir memberikan dukungan. Dari rangkaian pertandingan tersebut, Lalungan FC dari Dusun Lalunga berhasil meraih juara pertama, sementara Topolo FC dari Dusun Topolo menempati posisi kedua.
Selain mini soccer, mahasiswa KKN-PK juga menghadirkan berbagai perlombaan rakyat pada malam puncak kegiatan. Perlombaan tersebut meliputi lari karung untuk anak-anak, tarik tambang bagi bapak-bapak dan anak-anak, serta lomba goyang kursi bagi ibu-ibu. Beragam perlombaan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga dari berbagai kelompok usia turut mengambil bagian sehingga suasana malam puncak berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Datahu, Rafly Ramadhani Kurnia, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut menjadi salah satu pengalaman berharga selama mahasiswa melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Rafly juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Datahu, kader, Karang Taruna, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan mahasiswa selama berada di desa. “Selama kami mengabdi di sini, kami bukan hanya datang membawa ilmu dari bangku kuliah. Kami justru banyak belajar dari masyarakat, dari para kader, aparat desa, Karang Taruna, dan seluruh warga yang menerima kami dengan baik,” ungkap Rafly.
Ia menuturkan, kebersamaan yang terbangun selama lebih dari satu bulan menjadi pengalaman yang akan dibawa mahasiswa setelah kembali ke kampus. “Desa Datahu mengajarkan kami arti ikhlas, gotong royong, dan bahwa sehat itu dimulai dari rumah, dari keluarga, dan dari kepedulian kita bersama,” tambahnya. Suasana malam puncak semakin semarak dengan penayangan after movie yang diproduksi mahasiswa KKN-PK Desa Datahu. Tayangan tersebut merangkum berbagai aktivitas, kebersamaan, serta momen selama pelaksanaan kegiatan mini soccer dan pengabdian mahasiswa di Desa Datahu.
Penayangan after movie sekaligus menjadi ruang refleksi perjalanan mahasiswa selama berada di tengah masyarakat. Berbagai momen yang ditampilkan mengingatkan kembali proses interaksi dan kerja sama yang terjalin antara mahasiswa dengan masyarakat selama masa KKN-PK. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Datahu, Saiful Hemu, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-PK atas kontribusi dan kebersamaan yang telah dibangun selama kurang lebih 45 hari. “Atas nama Pemerintah Desa Datahu dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN-PK yang telah hadir, berbaur, dan ikut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan di desa kami,” ujar Saiful.
Menurutnya, keberadaan mahasiswa selama masa pengabdian tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program kerja, tetapi juga telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Datahu. Ia berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di desa dapat menjadi bekal dalam perjalanan pendidikan maupun pengabdian mereka di masa mendatang. “Jangan lupakan Desa Datahu. Selama kurang lebih 45 hari ini kalian telah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Desa Datahu,” pesannya.
Sementara itu, rangkaian kegiatan olahraga dan perlombaan masyarakat tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan mahasiswa KKN-PK dalam membangun interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan yang bersifat partisipatif, mahasiswa dan masyarakat dapat berkolaborasi di luar kegiatan program kerja formal.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari Koordinator Desa yang mewakili mahasiswa KKN-PK Desa Datahu. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian kebersamaan mahasiswa dengan masyarakat setelah menjalani pengabdian selama kurang lebih 45 hari.
Meski masa KKN-PK berakhir, mahasiswa berharap hubungan dan silaturahmi yang telah terbangun bersama masyarakat Desa Datahu dapat terus terjaga. Bagi mahasiswa, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman pengabdian yang tidak hanya memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu, tetapi juga belajar mengenai kebersamaan, kepedulian, dan kehidupan bermasyarakat.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran