Perkuat Mitigasi Bencana, FK UNG Berperan Aktif dalam Pelatihan Gizi Bencana Tingkat Provinsi Gorontalo

Oleh: Jesica Mulyadi . 23 Mei 2026 . 19:27:42

GORONTALO – Sebagai wujud kontribusi nyata dalam upaya mitigasi krisis kesehatan di daerah, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) ambil bagian strategis dalam kegiatan Pelatihan Gizi Bencana bagi Tenaga Kesehatan Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP & KB) Provinsi Gorontalo di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, pada 19-22 Mei 2026.  

Dalam pelatihan ini, FK UNG menunjukkan komitmen tinggi dengan mengutus pimpinan fakultas, yaitu Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes, untuk hadir langsung sebagai peserta. Partisipasi aktif FK UNG menjadi poin krusial dalam pelatihan ini, mengingat peran akademisi sangat penting dalam memberikan landasan ilmiah, evaluasi program, serta inovasi dalam penanganan gizi pada masa tanggap darurat bencana.  

Kepala Dinas Kesehatan PP & KB Provinsi Gorontalo, Dr. dr. Anang S. Otoluwa, MPPM, menyambut baik keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam pelatihan ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan akademisi merupakan kunci utama dalam membangun sistem ketahanan gizi masyarakat yang tangguh. "Melalui pelatihan ini, kita tidak hanya melatih tenaga kesehatan, tetapi juga membangun jejaring koordinasi yang melibatkan akademisi agar setiap langkah penanganan gizi bencana di lapangan memiliki basis keilmuan yang kuat dan terukur," jelas Dr. Anang.  

Selama empat hari pelatihan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., bersama peserta lainnya dari berbagai instansi terkait, mendalami berbagai materi esensial, mulai dari manajemen respons gizi, kajian dampak bencana, hingga simulasi gabungan yang dipandu langsung oleh para ahli dari Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI.  

Keterlibatan FK UNG dalam pelatihan ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi percepatan penerapan ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat dalam kebijakan penanggulangan krisis di Provinsi Gorontalo, sehingga tercipta kolaborasi yang lebih solid dalam meminimalisir dampak kesehatan bagi masyarakat saat terjadi bencana.  

 

Informasi

Agenda