UNAIR Siap Perkuat Pembinaan Program Studi Kebidanan UNG melalui Kolaborasi Akademik

Oleh: Jesica Mulyadi . 3 September 2026 . 17:50:33

SURABAYA — Universitas Airlangga (UNAIR) menyatakan kesiapannya untuk mendukung pembinaan dan pengembangan Program Studi Kebidanan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Komitmen tersebut mengemuka dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNAIR dan UNG yang berlangsung di Universitas Airlangga, Surabaya, Kamis (3/9/2026).

Dukungan terhadap Program Studi Kebidanan UNG menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan kerja sama kedua perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang penguatan kapasitas kelembagaan, akademik, serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan UNG.

Rektor UNAIR, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., menyampaikan bahwa pembahasan mengenai dukungan terhadap Program Studi Kebidanan UNG sebelumnya telah dijajaki melalui komunikasi antara Dekan Fakultas Kedokteran UNAIR dan Dekan Fakultas Kedokteran UNG. “Tentu saja pada kesempatan ini, kemarin sudah ada omongan-omongan antara Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dengan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo, di mana hal ini peran Universitas Airlangga untuk membantu Program Studi Kebidanan,” ungkap Prof. Muhammad Madyan.

Ia menyambut positif rencana tersebut dan berharap Fakultas Kedokteran UNAIR dapat memberikan dukungan secara optimal dalam proses pembinaan Program Studi Kebidanan UNG. “Saya menyambut baik ini dan mudah-mudahan juga Bapak Ibu sekalian, dalam hal ini terutama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, itu bisa optimal dalam membantu pembinaan kepada Program Studi Kebidanan ini,” tuturnya.

UNAIR Jadi Mitra Pembelajaran bagi UNG

Kerja sama dengan UNAIR dinilai menjadi bagian dari strategi UNG untuk memperkuat kapasitas dan kapabilitas perguruan tinggi melalui pembelajaran dari institusi yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan pendidikan tinggi. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., mengatakan bahwa UNAIR merupakan salah satu contoh perguruan tinggi yang berhasil melalui proses transformasi dan berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi yang besar. “Kalau mau bicara tentang transformasi perguruan tinggi, bagaimana dia tumbuh berkembang menjadi besar, itu salah satu contoh yang paling baik adalah Airlangga,” ujar Prof. Eduart Wolok.

Menurutnya, perjalanan transformasi UNAIR menjadi pembelajaran penting bagi UNG. Pengalaman dan praktik yang dimiliki UNAIR diharapkan dapat menjadi referensi bagi UNG dalam mengembangkan institusi secara berkelanjutan. “Airlangga berubah dengan prosesnya sendiri. Tentu suatu hal yang tidak bisa disimpan sendiri oleh Airlangga,” tuturnya.

Prof. Eduart menjelaskan bahwa Fakultas Kedokteran UNG masih tergolong relatif muda, dengan usia sekitar tujuh tahun. Kondisi tersebut membuat penguatan kapasitas melalui jejaring dan kolaborasi dengan perguruan tinggi yang lebih berpengalaman menjadi penting. “Kerja sama hari ini memang, kami takut salah melangkah. FK kami sendiri baru 7 tahun, tapi alhamdulillah,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa UNG perlu terus membangun budaya belajar dan memperluas kolaborasi agar kapasitas kelembagaan maupun akademik dapat berkembang. “Kami tahu kami harus terus belajar untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kami dan MoU hari ini tentu menjadi sarana dan upaya kami untuk mewujudkan itu,” jelas Prof. Eduart.

Diharapkan Jadi Awal Penguatan Pendidikan Kesehatan

Lebih jauh, kerja sama antara UNAIR dan UNG diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi berkembang menjadi kolaborasi konkret yang memberikan dampak bagi penguatan pendidikan tinggi di bidang kesehatan. Salah satu bentuk yang menjadi perhatian adalah dukungan UNAIR terhadap pembinaan Program Studi Kebidanan UNG. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pengembangan program studi sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Bagi UNG, dukungan dari UNAIR menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang lebih kuat melalui pertukaran pengalaman, pengembangan kapasitas, dan penguatan jejaring kelembagaan. Prof. Eduart berharap kerja sama yang mulai dirintis tersebut dapat menjadi langkah awal bagi UNAIR untuk turut mendukung perjalanan UNG dalam mengembangkan institusi. “InsyaAllah saya berharap betul apa yang kita rintis, kita mulai hari ini akan menjadi awal Airlangga membantu UNG untuk terus tumbuh,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UNAIR atas kesediaannya membangun kerja sama dengan UNG. “Terima kasih pada Universitas Airlangga, terima kasih Pak Rektor atas kesediaannya,” tutup Prof. Eduart.

Kerja sama antara UNAIR dan UNG tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antarpenguruan tinggi dalam memperkuat kualitas pendidikan di Indonesia. Sinergi antara perguruan tinggi yang memiliki pengalaman dan kapasitas berbeda diharapkan dapat mempercepat pengembangan institusi, khususnya dalam menghasilkan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran